Di Indonesia, DBD dan tifus bisanya bisa menyerang dalam satu kondisi bersamaan. Tapi, apakah keduanya memang selalu berbarengan?

Banyak kasus di Indonesia, ketika seseorang mengalami demam berdarah dengue (DBD) selalu diiringi dengan tifus. Dua penyakit ini memang seperti tak terpisahkan. Tetapi, apakah DBD memang selalu berbarengan dengan tifus?

Menariknya, kedua penyakit ini sebenarnya jika dilihat dari penyebabnya adalah dua hal yang bertolak belakang. Tifus disebabkan oleh bakteri Salmonella, sedangkan DBD ditularkan oleh nyamuk pembawa virus dengue. Lalu, mengapa seseorang bisa terkena keduanya sekaligus meski penyebabnya berbeda?

Menurut dr. Dyah Novita Anggraini dari KlikDokter, DBD dan tifus memang dua penyakit sangat berbeda dan tidak ada kaitannya satu sama lain. Hanya saja, meski tidak berkaitan, bukan berarti seseorang tidak bisa terinfeksi keduanya dalam waktu yang berdekatan.

Dalam kondisi ini, sebenarnya bukan berbarengan. Biasanya orang akan menderita salah satu terlebih dahulu baru tertular penyakit yang satunya lagi. Ini karena ketika salah satu penyakit membuat daya tahan tubuh menurun, penyakit lain rentan menular.

Pada umumnya, dr. Dyah Novita menyebut bahwa orang akan terserang DBD lebih dulu baru tifus. Karena biasanya DBD memang yang paling bisa membuat sistem kekebalan tubuh menjadi buruk.

Selain itu, seseorang yang terkena DBD biasanya akan banyak mengonsumsi banyak makanan dan cairan supaya trombositnya segera naik. Nah, hal itu ternyata dapat meninggikan risiko tertular bakteri Salmonella dari makanan yang dikonsumsi dan pada akhirnya bisa mengalami tifus.

Namun, pada dasarnya orang Indonesia memiliki bakteri Salmonella di sistem pencernaannya, hanya saja jumlahnya tidak terlalu banyak. Ini berkaitan dengan kebiasaan sebagian besar orang Indonesia yang gemar jajan dan jarang menjaga kebersihan. Ketika dalam kondisi capek atau kondisi badan sudah sangat turun dayah tahannya, barulah bakteri itu menjadi aktif.

Ada baiknya, tetap jaga kebersihan tangan dan makanan yang Anda konsumsi jika Anda sedang terkena DBD. Bila tidak, sakit tifus bisa saja menyerang Anda tidak lama kemudian. Hal paling sederhana yang bisa dilakukan adalah mencuci tangan dan mengonsumsi makanan yang higienis.

Nah, jadi itu adalah keterkaitan di antara DBD dan tifus. Mungkin selama ini Anda bertanya-tanya. Jangan lupa untuk jaga kesehatan Anda dengan berolahraga juga.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *