RR Dikeroyok Belasan “Tuyul” Mabuk

Banua.Info, BALIKPAPAN – Belasan orang pemuda diangkut petugas patroli Polres Balikpapan saat tengah berkumpul di Lapangan Merdeka, Minggu (12/3) lalu, sekira pukul 21.00 Wita. Mereka diduga melakukan pengeroyokan terhadap RR (16). Korban dipukuli pelaku hingga mengalami memar di sejumlah bagian tubuhnya.

Saat diamankan, petugas juga mendapati miras oplosan dan alkohol 70 persen yang dicampur di dalam botol besar air mineral. Mereka terdiri dari sepuluh orang laki-laki dan empat orang perempuan yang berusia sekira 14 hingga 18 tahun.

Sebelum mengeroyok korban, mereka memang sempat minum-minum di sekitar helipad, Jalan Jenderal Sudirman. Dari yang diceritakan korban, awalnya dia melihat dua orang perempuan berkelahi. Saat itu RR mencoba melerai mereka. “Lalu dari belakang ada yang ngomong ke saya jangan bergerak, diam aja di situ,” ungkap korban.

Selanjutnya, siswa salah satu SMA di Balikpapan ini beranjak pergi. Namun dia masih saja dikejar beberapa orang. Korban dipukuli beramai-ramai dan sempat ditusuk dengan sebuah benda. Beruntung itu tidak sampai melukainya. Dia menduga itu pisau, namun untungnya hanya mengakibatkan luka memar.
Sementara itu, salah seorang yang diduga ikut mengeroyok korban, Romi (18) malah mengaku ditantang berkelahi lebih dahulu oleh korban. Pemuda dengan tato di bagian tubuhnya ini tak terima ditantang, lalu beramai-ramai memukul korban.

“Dia saya pukul, cuma nggak ingat berapa kali pukulnya,” ujarnya.

Perbedaan versi antara korban dan pelaku ini masih akan didalami petugas, apakah masuk ke dalam tindak pidana atau tidak. Petugas patroli yang membawa mereka ke Mapolres Balikpapan juga meminta keterangan dari lainnya.

Disampaikan Paur Subbag Humas Polres Balikpapan, Iptu Suharto, terkait kasus ini polisi masih melakukan pendalaman. Polisi juga memanggil orangtua mereka dan melakukan pembinaan.

“Mereka menjalani pembinaan dahulu, baru akan dikembalikan pada orangtuanya. Ini adalah pembelajaran agar orang tua tidak lalai mengawasi anak-anaknya, apalagi di usia remaja,” katanya.

Saat ini mereka berada di mapolres untuk mendapatkan pembinaan dari petugas.

Leave a Reply