Anak Aniaya Ayah Kandungnya Dengan Parang

Banua.Info, Barito Timur – Warga Desa Lalap Kecamatan Patangkep Tutui, Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah mendadak gempar setelah mendengar teriakan minta tolong dari seorang kakek bernama Tindak Rahuding (52) warga desa Lalap, Senin (27/3/2017) sekitar Pukul 06.30 WIB.

Mendengar teriakan itu, Warga langsung berdatangan dan kaget melihat laki laki yang sudah lanjut usia ini berlumuran darah didalam rumahnya, tangan kirinya hampir putus dan juga terdapat luka tusuk di bahunya. Melihat hal tersebut warga langsung memberi pertolongan dengan membawa korban ke rumah sakit Tanjung, Tabalong, Kalsel.

Kapolres Barito Timur AKBP Raden Petit Wijaya, SIK melalui Kapolsek Patangkep Tutui AKP Mahmud, SH saat dikonfirmasi terkait kejadian tersebut membenarkan bahwa telah terjadi penganiayaan berat diwilayah hukumnya.

“TKP di rumah Korban di Desa Lalap RT. 1, saat ini Korban masih mendapat perawatan medis di RS Tanjung karena mengalami luka parah dan banyak kehilangan darah,”kata Mahmud.

Kapolsek menambahkan, dari keterangan korban bahwa pelaku penganiayaan adalah anak kandung korban sendiri yang berinisial RA (29). Kejadian tersebut berawal ketika korban memarahi RA karena tidak mau membuka lapak parkir di lokasi acara ritual adat yang berlangsung di Desa tersebut.

Tidak terima dimarahi orang tuanya, RA langsung mengambil senjata tajam jenis parang dan menebas ke arah korban. Tebasan parang tersebut tepat mengenai tangan kiri korban sehingga hampir putus, tidak cukup hanya itu RA kembali menusukan senjata tajam tersebut ke arah punggung korban dan menyebabkan luka tusuk yang cukup dalam.

Melihat korban yang adalah ayah kandungnya tidak berdaya dan berlumuran darah, RA langsung melarikan diri lewat pintu belakang rumah mereka.

“Kami menghimbau agar RA segera menyerahkan diri lantaran dari pihak keluarga juga berniat tidak melanjutkan ke proses hukum dan diselesaikan secara kekeluargaan guna menghindari segala sesuatu yang tidak diiginkan,”ungkap Mahmud. (ddk25)

Ditulis Oleh Humas Polres Bartim
27 Maret 2017

 

Leave a Reply