Tips Memilih Sapi Kurban Berkualitas Baik

Perayaan kurban sebentar lagi akan menyapa, kebahagiaan yang berada di dalamnya sudah pasti menjadi keberkahan. Salah satu yang menjadi faktor penting seberapa besar bahagia yang tercipta saat menjalankan ibadah kurban adalah ketulusan niat dan seperti apa kualitas hewan yang dikurbankan. Biasanya hewan yang akan dikurbankan ini seperti kambing, sapi dan kerbau.

Jika Anda memiliki rejeki lebih tahun ini, Anda bisa mengkurbankan sapi. bila niat telah tulus tetapi diakhiri dengan pemotongan hewan dengan rasa kecewa karena daging yang dikurbankan ternyata memiliki kualitas buruk, sudah pasti akan sedikit mengurangi kenikmatan berkurban.

Bukan hanya kambing, hewan kurban yang begitu digemari di Indonesia ialah sapi. untuk urusan sapi, Indonesia merupakan negara tropis yang dapat memasuki berbagai macam jenis sapi unggul, tetapi tetap saja diantara banyaknya sapi lokal yang dimiliki peternak Indonesia, ada pula sapi yang sengaja dijual dengan keadaan yang kurang sehat. Lantas seperti apa cara membedakan sapi yang layak dan tidak layak?

Berikut tips membedakan sapi kurban yang layak dan tidak layak, antara lain:

  1. Pastikan umur sapi yang akan Anda beli telah cukup umur, sapi yang baik berada di rentang umur 22 bulan,
  2. Sapi yang sehat dan layak serta berkualitas baik bisa dilihat dari aktivitasnya, seperti pergerakan yang aktiv, lincah dan bebas, bahkan selera makannya jug cukup baik, bisa dipastikan jika sapi tersebut berada dalam keadaan yang maksimal atau sehat,
  3. Bukan hanya mata, sapi yang sehat juga bisa dilihat dari bagian mulutnya, jika mulutnya sangat basah serta keluar banyak lendir, atau bintik merah, sapi tersebut harus diwaspadai karena kemungkinan besar memiliki penyakit,
  4. Bagian hidung yang sehat juga bisa dilihat dari ciri-cirinya seperti sedikit basah dan tidak mengeluarkan cairan,
  5. Sapi yang sehat bisa diberikan dari kulinya, di dalam kondisi sehat, kulitnya tidak akan mengeluarkan cairan,
  6. Anda juga bisa melihat bagian dubur, hindari memilih sapi yang memiliki bagian dubur yang basah, usahakan dubur sapi kering, dan tidak menunjukkan jika sapi terkena diare,
  7. Salah satu kunci yang harus diwaspadai ialah dimana lokasi sapi di kembangbiakkan oleh peternak, lingkungan tempat tinggal sapi serta pemberian pakan di tempat yang cukup lembab akan membawa ancaman bagi si sapi terkena penyakit cacing hati.

Sebagai seorang pembeli, apalagi membeli hewan yang akan dikurbankan, kita harus lebih waspada dan berhati-hati, jangan mudah terbujuk rayu penjual yang menjual hewannya dengan harga yang cukup murah, bahkan dengan harga yang tidak wajar, lebih baik Anda membeli hewan dengan harga yang sedikit mahal, asalkan masih dalam keadaan yang baik dan sehat. Semoga berbagai tips di atas dapat membantu Anda.

Leave a Reply