Tips Mengenali Tanda-tanda Persalinan Sudah Dekat pada Usia Kandungan di Atas 9 Bulan

Melahirkan anak merupakan perjuangan yang besar bagi seorang ibu. Proses persalinan yang menyakitkan dan masa kehamilan yang sering membuat resah kadang berujung pada stres. Kondisi ini dapat dihindari jika mereka, Anda, atau kerabat Anda yang sedang hamil, memperoleh pengetahuan tentang tanda-tanda persalinan sudah dekat.

Proses persalinan tidak selalu mutlak 9 bulan. Beberapa kasus membuktikan bahwa proses persalinan normal pun dapat terjadi pada bulan ke-7 hingga ke-8. Namun sebagian besar menjalani proses persalinan di atas 9 bulan (37-42 minggu) tergantung kondisi ibu hamil. Bagi Anda yang masih lajang, tidak ada salahnya mengenali tanda-tanda persalinan sudah dekat yang dari sekian banyak, hanya diulas 9-nya saja.

Timbul kontraksi

Untuk kehamilan pertama, jangan tertipu dengan kontraksi palsu (Braxton Hicks). Anda dapat memastikannya dengan memeriksakan diri ke dokter. Kontraksi palsu sudah muncul sejak usia kehamilan memasuki trimester tiga. Namun, jika waktu bersalin semakin dekat, kontraksi akan lebih sering terjadi, baik yang asli maupun palsu. Dinding rahim akan semakin mengeras sebelum melakukan proses persalinan.

Keluar Lendir dari Vagina

Selama kehamilan, leher rahim (serviks) tertutup oleh lendir kental (mucus) yang berfungsi melindungi janin agar tidak terkena infeksi dari luar. Keputihan yang bercampur darah pun makin tebal lalu keluar melalui vagina.

Pada saat bersamaan, membran yang mengelilingi bayi Anda dan cairan amniotik agak memisah dari dinding rahim. Darah dan mucus yang keluar seperti cairan lengket yang berwarna merah muda ini menjadi salah satu tanda akan menjalani proses persalinan.

Ketuban pecah

Air ketuban akan keluar melalui vagina saat ketuban pecah. Kondisi ini merupakan pertanda umum dan sangat jelas bahwa Anda akan segera melahirkan. Air ketuban berwarna putih bening, ada yang keluar secara bertahap (menetes), dan ada pula yang mengucur deras. Pecahnya air ketuban ini disebabkan adanya desakan kontraksi dan tekanan kepala bayi pada mulut serviks.

Saat air ketuban sudah mulai keluar, Anda akan merasakan semburan air atau hanya berupa rembesan. Pecahnya ketuban tidak akan terasa karena membran tidak mempunyai syaraf dan berfungsi menampung dua liter air amniotik steril yang saat keluar bermanfaat pula dalam membersihkan jalur persalinan. Waspada dengan air ketuban yang berbau karena mengindikasikan adanya ancaman infeksi.

Perubahan pada Serviks

Serviks aktif membuka dan menipis saat persalinan semakin dekat karena produksi progesterone yang bertujuan untuk melunakkan jaringan disekitar serviks dan pelvis (panggul) untuk persiapan melahirkan. Perubahan ini terjadi saat posisi bayi sudah turun menuju jalan lahir.

Dorongan kepala bayi membuat serviks melunak atau elastis hingga secara bertahap membuka jalan lahir. Proses pembukaan jalan lahir ini dapat terjadi beberapa minggu ataupun beberapa hari menjelang persalinan. Akibat tekanan dari bayi ini pula, Anda akan sering merasakan dorongan untuk buang air kecil.

Nyeri pada Punggung, Panggul, dan Selangkangan

Rasa nyeri pada punggung, panggul, dan selangkangan ini yang mirip dengan nyeri menjelang menstruasi dan merupakan tanda-tanda persalinan sudah dekat. Jika mengalami kenyerian pada salah satu dari bagian tubuh tersebut, hanya tinggal menunggu beberapa hari saja.

Rasa nyeri ini disebabkan karena pergeseran dan pergerakan janin yang mulai menekan bagian tulang belakang Anda. Posisi kepala janin sudah dalam kondisi turun ke bawah di daerah rangka tulang pelvis yang akan menyebabkan Anda mengalami rasa nyeri pada selakangan. Selain itu janin juga akan menekan kandung kemih sehingga sering mengalami buang air kecil.

Tahap Demi Tahap (Pembukaan)

Pada saat kepala bayi sudah berada pada bagian pintu rahim, proses pembukaan sudah mulai tahap demi tahap. Secara umum, pembukaan ini akan naik satu persatu, dalam rentang waktu 2 jam sekali. Semakin lama maka waktu persalinan sudah semakin dekat dan Anda harus mempersiapkan diri untuk itu.

Beban Perut Terasa Lebih Ringan

Jika Anda sudah mendekati masa persalinan, biasanya biasanya beban perut terasa lebih ringan, berbeda dengan bulan-bulan sebelumnya. Hal ini dipicu oleh posisi bayi yang semakin menurun dan mendiami daerah panggul. Kondisi ini membantu Anda bernafas lebih lega dari sebelumnya.

Merasa Sangat Lelah

Kondisi hamil tua membuat Anda merasa mengalami perjalanan mundur ke trimester pertama, ditandai dengan perasaan ingin buang air kecil dan kelelahan. Ukuran perut yang semakin membesar dan kandung kemih yang tertekan mungkin membuat Anda kesulitan untuk tidur nyenyak di malam hari, terutama selama hari-hari terakhir dan minggu kehamilan. Oleh karena itu, siasati dengan rutin tidur siang.

Merasa Sangat Bersemangat

Berbanding terbalik dari tanda sebelumnya, beberapa wanita hamil mendapatkan ledakan energi pada saat mendekati kelahiran dan tidak dapat menahan keinginan kuat untuk membersihkan dan mengatur persiapan untuk menyambut kehadiran bayi. Hal ini tidak berdampak negatif asalkan tidak berlebihan dan membuat lelah.

Informasi seputar persalinan dapat Anda ketahui lebih jauh dengan mengunjungi laman parentingclub.co.id. Persiapkan diri Anda dengan baik, baik itu mental, psikis, dan fisik agar proses persalinan berjalan lancar. Konsultasikan secara rutin kondisi kandungan dan perkiraan waktu persalinan. Jangan menunda untuk pergi ke dokter kandungan jika Anda mengalami tanda-tanda di atas atau mengalami gangguan dan keanehan yang mencurigakan.

Leave a Reply