Inilah Pengganti Daging yang Kaya akan Mikroprotein

Saat ini konsumsi protein yang berasal dari hewan terus meningkat. Sayang, tingginya konsumsi protein dari daging ini ternyata membawa dampak buruk bagi lingkungan. Namun, kini telah ditemukan alternative pengganti daging yang memiliki manfaat lebih baik bagi kesehatan dan lingkungan, yaitu quorn.

Quorn berasal dari jamur yang difermentasi. CEO Monde Nissin Corporation Henry Soesanto mengatakan pada 2050, para ahli memprediksi dunia akan menghadapi tantangan mendasar untuk memenuhi tuntutan pangan yang berkembang sebesar 9,1 miliar orang.

Menurutnya, dengan permintaan makanan yang diperkirakan meningkat, pola makan dan makanan yang berkelanjutan sangat penting dalam menangani dan memecahkan tantangan yang semakin meningkat ini.

“Quorn merupakan pilihan makanan lezat, non kolesterol dan sehat bagi konsumen. Bahan utamanya mengandung Mycoprotein kaya akan protein, serat tinggi, rendah lemak jenuh Dibandingkan dengan ternak normal, quorn juga menggunakan lebih sedikit lahan dan memiliki dampak lingkungan yang lebih rendah,” kata Henry dalam konferensi pers “Mengenal Quorn, Pengganti Daging yang Sehat dan Bebas Protein Daging” di Hotel Shangri-La, Jakarta belum lama ini.

Sementara, Director of Science & Technology Monde Nissin Andy T Kusumo PhD menuturkan daging itu sebenarnya baik, namun ada kendala di negara berkembang, yaitu konsumsinya berlebihan.

“Untuk menghasilkan quorn, yang kaya mycoprotein (bahan makanan kaya protein, kaya serat, dan rendah kolesterol yang terbuat dari fungi) hanya butuh 2 kg gandum dengan itu kita bisa menghasilkan banyak mycoprotein. Pengolahan quorn itu fermentasi, jadi kita ambil yang solidnya saja, nanti keluarnya seperti semacam tepung, selanjutnya tinggal diberikan rasa jika ingin rasa ayam, diberikan rasa kaya ayam mau rasa daging sapi dikasih rasa daging sapi,” imbuh dia.

Quorn memiliki beberapa kandungan yang tidak dimiliki daging seperti tinggi protein, non kolesterol, dan mengandung fiber. “Fiber itu manfaatnya sangat baik untuk kesehatan seperti pencernaan menjadi lebih lancar, mikroprotein ini kalorinya rendah, problem di semua Negara sama yaitu obesitas, diabetes karena berlebihan komsumsi protein. Makanan ini punya potensi untuk mengatasi masalah tersebut,” terang Andy.

Dengan quorn ini Andy berharap dapat memberikan alternative solusi bagi masyarakat yang ingin berhenti makan daging, tapi tetap mengonsumsi makanan yang memiliki rasa yang sama dengan daging dengan manfaat yang lebih sehat.

“Kita akan memberikan pilihan kepada orang-orang, kita tawarkan makanan ini, terlebih lagi makanan ini lebih sehat dari daging karena mengandung fiber dan kolesterol yang rendah,” pungkas Andy.

Leave a Reply